Glorifikasi Pelaku Kejahatan Seksual oleh Media Penyiaran Sebagai Ide Penciptaan Karya Lukis

Arum Wilis Kartika Ayuningtari

Abstract


Penelitian ini merupakan jenis penelitian penciptaan karya seni. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan karya seni lukis dengan ide yang bersumber dari kasus aktual mengenai upaya glorifikasi yang dilakukan salah satu media penyiaran televisi Indonesia terhadap pelaku kejahatan seksual pada anak dibawah umur. Metode dalam penciptaan ini menggunakan metode practice-based research dan practice-led research. Pengumpulan data diperoleh melalui studi dokumen dan studi pustaka. Sesuai dengan tahapan penciptaan milik Laura Hill Chapman, proses penciptaan memiliki tiga tahapan yaitu tahap awal (mencari sumber ide), tahap penyempurnaan (merancang konsep pra-visual), dan tahap visualisasi ke dalam medium berkarya. Penelitian ini menciptakan sebuah karya seni lukis dua dimensi yang representasional deformatif serta memiliki makna simbolik dengan ukuran total 149 x 132 cm, media acrylic on kanvas dengan bingkai kayu dengan bentuk representasi televisi. Penciptaan ini berguna sebagai media kritik serta pengingat yang ditujukan kepada media penyiaran agar tidak lagi melakukan kecerobohan. Selain itu penciptaan ini juga berguna sebagai media edukasi kepada masyarakat bahwa kasus atau topik mengenai kejahatan seksual pada anak sangat perlu untuk diwaspadai sehingga dapat mencegah kasus-kasus sejenis teradi kembali.

kejahatan seksual, glorifikasi, media penyiaran, seni lukis


Keywords


kejahatan seksual; glorifikasi; media penyiaran; seni lukis

References


Alodia, D., Lie, J., & Anggreini, V. (2019). Kejahatan Pedofilia sebagai Perilaku Menyimpang dan Upaya Penegakan Hukumnya. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 2(2). https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v2i2.1060

Atmasasmita, R. (1995). Kapita Selekta Hukum Pidana dan Kriminologi. Bandung: Mandar Maju.

Azwar, A., Pradyanti, A., & Hidayah, N. S. E. (2018). Etika dalam Program Hiburan Televisi. Journal of Digital Education, Communication, and Arts (DECA), 1(2). https://doi.org/10.30871/deca.v1i2.792

Dwipa, et al. (2022). Tanggung Jawab Komisi Penyiaran Indonesia terhadap Glorifikasi Pelaku Pelecehan Seksual pada Media Elektronik. Jurnal Konstruksi Hukum, 3(2), 377–382.

Herawati, E. (2015). Etika dan Fungsi Media dalam Tayangan Televisi: Studi pada Program Acara Yuk Keep Smile di Trans TV. Humaniora, 6(1). https://doi.org/10.21512/humaniora.v6i1.3292

Kaligis, R. A. W., Sofiyani, N., & Clara, C. (2021). Implementasi Misi Televisi Republik Indonesia: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Kompetisi Media. Jurnal Kajian Jurnalisme, 5(1). https://doi.org/10.24198/jkj.v5i1.31893

Kartika, D. S. (2017). Seni Rupa Modern (Edisi Revisi). Bandung: Rekayasa Sains.

Khaidir, M. (2007). Penyimpangan Seks (Pedofilia). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(2).

Nabila, et al. (2021). Peran Pekerja Sosial terhadap Anak Korban Pedofilia. Focus (Jurnal Pekerjaan Sosial), 4(1), 41–50.

Novrianza, Novrianza, & Santoso, I. (2022). Dampak Dari Pelecehan Seksual Terhadap Anak Di Bawah Umur. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(1).

Nugroho, P. (2017). Perilaku Masyarakat & Etika Media dalam Tayangan Infotainment di Televisi. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(1). https://doi.org/10.14710/interaksi.6.1.120-131

Nurhayati, et al. (2021). Analisis Framing Pemberitaan Media Online Mengenai Kasus Glorifikasi Saipul Jamil. Communicology (Jurnal Ilmu Komunikasi) , 9(2), 289–306.

Parhan, et al. (2022). Kontribusi Seni Rupa sebagai Displin Ilmu dalam Islam dengan Afterlife Mapping. Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha , 12(2), 83–93.

Sadarjoen, S. S. (2005). Bunga Rampai Kasus Gangguan Psikoseksual. Bandung: Refika Aditama.

Sahman, H. (1993). Mengenali Dunia Seni Rupa: Tentang Seni, Karya Seni, Aktivitas Kreatif, Apresiasi, Kritik dan Estetika. Semarang: IKIP Semarang Press.

Yunus, P. P. (2020). Komunikasi Ekspresif Estetik Karya Seni. JCommsci - Journal Of Media and Communication Science, 3(2). https://doi.org/10.29303/jcommsci.v3i2.77

Zahirah, U., Nurwati, N., & Krisnani, H. (2019). Dampak dan Penanganan Kekerasan Seksual Anak di Keluarga. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1). https://doi.org/10.24198/jppm.v6i1.21793




DOI: https://doi.org/10.30998/vh.v6i2.7085

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Arum Wilis Kartika Ayuningtari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


Sekretariat Pengelola:
Program Studi Desain Komunikasi Visual
Fakultas Bahasa dan Seni
Universitas Indraprasta PGRI

Alamat : Kampus A Unindra, Gedung 1 lantai 2.
Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530
Telp. (021) 7818718 – 78835283 Fax. (021) 29121071

View My Stats

 

Creative Commons License
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.