Perkembangan Visual Raksasa; Dari Artefak Candi Ke Figur Raksasa Wayang Kulit Purwa

Herliyana Rosalinda, Sunarmi Sunarmi, Sarwanto Sarwanto, Budi Setiyono

Abstract


Visual raksasa pada khasanah kebudayaan Nusantara dapat ditelusuri dari ragam hias figuratif pada bangunan candi sebagai salah satu wujud akulturasi masa Hindu-Budha yang dibawa dari India dan dilanjutkan pada masuknya budaya Keislaman. Wujud sosok raksasa yang dikenal dalam berbagai cerita pewayangan (terutama dari kisah Ramayana dan Mahabarata), hingga cerita folklore Nusantara merupakan refleksi dari bentuk hiasan yang muncul pada artefak candi, yakni sosok Dwarapala dan Kala-Makara. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap ketersinambungan antara pemikiran dari seniman masa Hindu-Budha dengan seniman masa Keislaman (yang terwujud dalam karya wayang kulit purwa) dalam menginterpretasikan sosok raksasa. Maka pendekatan yang dipakai adalah pendekatan historis dengan dibantu penjabarannya secara ikonografis. Hasil dari studi ini dapat diketahui bahwa ada akulturasi karya seniman terhadap interpretasinya pada sosok raksasa dari masa Hindu-Budha ke masa Keislaman Nusantara, di Jawa khususnya. Raksasa versi Jawa sebagai makhluk mitologis sudah divisualkan dengan wujud menyeramkan namun nampak artistik. Hal itu terlihat pada bentuk mata hidung mulut dan postur tubuh raksasa pada artefak candi ke figur raksasa wayang kulit purwa memiliki konsistensi yang membentuk ciri khasnya.


Keywords


Raksasa; candi; wayang; historis; ikonografi.

References


Casparis de. 1956. Prasasti Indonesia II: Selected Inscriptions from the 7th to the 9th Century. Bandung: Masa Baru.

Dewi, Riska Aprilia, Rr. Dyah Woroharsi P. 2016. “Fungsi Dan Motif Tokoh Raksasa Dalam Cerita Anak Der Rostige Robert Und Elf Ungeheuerliche Ungheuer Karya Thilo Petry Lassak.” Identitaet 6(3).

Gottschalk, Louis. 1986. Memahami Sejarah: Pengantar Metode Historis. Terj. Nugroho Notosusanto. Jakarta: UI Press.

Holt, Claire, Soedarsono. 2000. Melacak Jejak Perkembangan Seni Di Indonesia. Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.

Jayanti, Dewi. 2010. “Citra Buta (Raksasa) Dalam Empat Cerita Rakyat Jawa.” Universitas Indonesia.

Kempers, Bernet A.J. 1959. Ancient Indonesian Art. Amsterdam: C.P.J.van Der Peet.

M.Monier-Williams. 1999. . . A Sanskrit-English Dictionary: Etymological and Philologically Arranged with Special Reference to Cognate Indo-European Languages.

Miksic, J. 2002. Indonesian Heritage, Sejarah Awal. Jakarta: Antar Bangsa.

Munthahana, Jayanti Mega, Teguh Budiarto, 2022. Ethnomathematics Exploration in Panataran Temple and its Implementation in Learning. Indonesian Journal of Science and Mathematics Education 3 (02)..

Paramadyaksa, I. N. W. 2013. “Konsepsi Oposisi Biner Dalam Pengarcaan Pasangan Dwarapala Pada Kori Agung Di Bali.” Forum Arkeologi 26 (2).: 153–68.

Raharjo, Supratikno. 2002. Peradaban Jawa Dinamika Pranata Politik, Agama, Dan Ekonomi Jawa Kuno. Jakarta: Komunitas Bambu.

Retiyadi, Andri. 2008. “Mengapa Seniman Memahatkan Figur Raksasa Menari Pada Batur Biaro Bahal I?” BerKala Arkeologi SangkhaKala 11 (21): 1-11.

Rohit, Arya. 2013. Kirtimukha, The Face of Glory. https://artislimited.wordpress.com/2013/01/18/kirtimukha-face-of-glory-a-monstrous-disembodied-head-glaring-or-grinning-down-at-you-from-hindu-temples-one-of-the-asuras-a-demon-cousin-of-the-gods/

Sarjanawat, Sri Wahyu. 2010. “Arca-Arca Dwarapala Pada Candi-Candi Budha Di Jawa t Tengah.” Paramita 20(2): 158–68.

Subiyantoro, Selamet. 2020. “Javanese Cultural Paradoxism: A Visual Semiotics Study on Wayang Purwa Characters of Satria and Raseksa Figures.” Harmonia: Journal of Arts and Education 20 (1): 19–28.

Sudarmono, Sukijo. 1979. Pengetahuan Teknologi Kerajinan Ukir Kayu. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Sumadi. 2011. “Various Decorative of Kala as an Ornamental Art Work.” Ornamen, Jurnal Seni Kriya ISI surakarta 8, (1).

Syafii. 2019. “Ornamen Kala Pada Candi Gedongsongo Dan Dieng: Studi Komparatif Jenis, Bentuk Dan Struktur.” Jurnal Imajinasi 13 (1).

Tjahyono, Gunawan. 2002. Indonesian Heritage: Arsitektur. Jakarta: Buku Antar Bangsa untuk Glolier International.

Wahyudi, Deny Yudo. 2018. “Arca Dwarapala Raksasa Gaya Seni Kadiri, Singhasari & Majapahit.” Sejarah dan Budaya 20(2): 180–93.

Widayat, Efendy. 2014. “Raksasa Dalam Budaya Jawa.” Jurnal IKADBUDI 3: 32–42.

Widyatmanta. 1986. Adiparwa. Jilid II. Yogyakarta: UP Spring.




DOI: https://doi.org/10.30998/vh.v7i3.10631

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Herliyana Rosalinda

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


Sekretariat Pengelola:
Program Studi DesainKomunikasi Visual
Fakultas Bahasa dan Seni
Universitas Indraprasta PGRI

Alamat:Kampus A Unindra, Gedung 1 lantai 2.
Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530
Telp. (021) 781871878835283 Fax. (021) 29121071

View My Stats

Creative Commons License
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.